Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Malang

BPBD TERIMA KUNJUNGAN DPRD KAB. SERANG

Hubungan saling menguntungkan tak hanya milik perusahaan komersial saja, namun juga dimiliki antar instansi pemerintah. Hubungan ini tak hanya sebatas kerjasama tetapi juga dalam hal berbagi pengalaman dan kegiatan.

Setidaknya demikian yang tergambar saat 8 orang anggota DPRD Kabupaten Serang yang menyambangi kantor BPBD Kota Malang. Dengan menumpang sebuah minibus, para wakil rakyat beserta ASN BPBD Kabupaten Serang bermaksud bertukar informasi dan pengalaman dalam konteks penanganan tanggap bencana, Senin (18/2/19).

Disambut oleh Sekretaris BPBD Kota Malang, Tri Oky Rudianto, rombongan yang dipimpin Kepala Pelaksana BPBD Kab. Serang Nana Sukmana menyampaikan maksud kedatangannya ke Kota Malang.

“Sebagai sesama stake holder penanggulangan bencana, berbagi pengalaman dan informasi sangat diperlukan dalam membangun hubungan baik dan untuk meningkatkan kinerja dalam pelayanan kepada masyarakat,” terang Nana.

Nana juga menyatakan potensi bencana di Serang cukup beragam, mulai dari banjir, tanah longsor, tsunami, gempa, kebakaran, cuaca ekstrim bahkan angin putting beliung. Demi mengejar layanan prima bagi warganya, pihaknya rela berguru ke daerah lain.

“Itulah mengapa salah satu tujuan kami datang ke Kota Malang, selain bersilaturahmi juga tukar pengalaman penanganan tanggap darurat,” imbuh pria murah senyum ini menambahkan.

Di lain pihak, Muhammad Novi selaku Ketua Komisi 1 DPRD Kab. Serang mengakui kunjungan kerja ini berkaitan erat dengan peningkatan kebijakan penanggulangan bencana di daerahnya khususnya regulasi dan keuangan.

“Daerah kami memiliki lebih dari 200 desa. Kami dengar Kota Malang sudah memiliki kelurahan yang secara mandiri menganggarkan dana kebencanaan. Untuk itu kami ingin tahu teknisnya seperti apa,” tutur Novi.

Pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan. Selain menanyakan masalah teknis penanganan kedaruratan, juga dibahas mengenai persyaratan dan kualifikasi menuju kota tangguh bencana.

“Malang kotanya bersih dan sejuk. Pantas saja jadi destinasi wisata nasional, namun perlu pula memperhatikan ketangguhan dalam menghadapi bencana,” tutup Novi.

Pewarta : Mahfuzi
Editor : Div Endless

Exit mobile version