Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kota Malang

16 LOKASI TERENDAM BANJIR AKIBAT DERASNYA HUJAN

BPBD Kota Malang – Prediksi hujan deras dalam peringatan dini tiga harian yang dirilis BMKG Juanda Jumat (5/4/19) menuai hasil. Terbukti sejak pukul 14.30 hingga berita ini diturunkan hujan masih mengguyur Kota Malang. Akibat derasnya hujan ini, beberapa lokasi di Kota Malang tergenang air.

Menurut Pusat Pengendalian dan Operasi (Pusdalops) PB, sedikitnya terdapat 15 titik dilaporkan tergenang air. Titik-titik tersebut sebagian adalah lokasi langganan banjir. Tinggi genangan diketahui beragam dari belasan sentimeter hingga selutut orang dewasa.

Menurut pantauan Pusdalops melalui media sosial, grup WA dan telepon yang masuk menyebutkan kawasan langganan banjir kembali terendam seperti Jalan Galunggung, Jalan Terusan Dieng, Jalan Bukit Barisan, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan S. Parman, Jalan Borobudur, Jalan Danau Kerinci, Jalan Veteran (depan Matos), Jalan Kalpataru dan Perumahan De Cluster Nirwana Pandanwangi.

Sementara itu warga yang mendiami wilayah Tanjungrejo Gang IX RT 12 menyebut luapan air telah memasuki permukiman warga dan menggenangi belasan rumah dengan tinggi lebiih dari 1 meter.

Kawasan lain yang turut tergenang meski tak terlalu dalam adalah Jalan Sulfat, Jalan Ciliwung, Sudimoro, Jalan Surabaya dan Telagawungu.

Di kawasan yang banjirnya cukup tinggi seperti Jalan Danau Kerinci, Galunggung, Bukit Barisan dan Veteran membuat pengguna jalan terpaksa menepi, menghentikan kendaraannya atau memutar ke jalan lain. Meski adapula yang nekad menerobos genangan air, namun dengan resiko mesin kendaraan mogok.

Jelang adzan sholat Asyar, hujan yang turun kian deras dan disertai angin kencang. Akibatnya dua pohon di Jalan Saxophone Kelurahan Tunggulwulung dan Jalan Raya Sentani Sawojajar tumbang.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kota Malang saat ini tengah terjun ke lapangan guna mengumpulkan data-data kejadian serta proses penanggulangan bencana.

Hingga saat ini belum diperoleh data pasti kerusakan dan kerugian akibat genangan air ini. Namun yang pasti warga Kota Malang cukup terganggu karena perjalanan dan liburan akhir pekannya sedikit terhambat.

Pewarta : Mahfuzi
Editor : ilham

Exit mobile version